<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2731949430923436853</id><updated>2011-04-22T04:45:03.399+07:00</updated><category term='Motivasi'/><category term='Ilmu pengetahuan'/><category term='News'/><category term='Bisnis'/><title type='text'>weli banget</title><subtitle type='html'>semua yang ingin tahu tentang bisnis, motivasi dan ilmu pengetahuan baru/terapan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://welibanget.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2731949430923436853/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://welibanget.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>welibanget</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11148864151000890709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/__RACMcVwqI8/ScVr8fBHVwI/AAAAAAAAAAM/e29uuYkj5gs/S220/Koh+Abun.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2731949430923436853.post-8442969477651191442</id><published>2009-04-29T10:00:00.001+07:00</published><updated>2009-04-29T10:02:29.739+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>SINDROM ATS</title><content type='html'>&lt;meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CCHINCA%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C05%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;TV memperlihatkan lebih dari 60 karakter per jam dengan karakter kepribadian yang berbeda: polisi yang kasar, penjahat yang tak kenal takut, dan orang yang sedang bersenang-senang. Gambar in terekam dalam memori dan bersaing dengan gambaran orang tua dan guru. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;Hasilnya tanpa disadari adalah serius. Pendidik kehilangan kemampuan mempengaruhi dunia mental anak muda. Sikap dan kata-kata mereka tidak mempunyai pengaruh emosional dan akibatnya tidak masuk ke dalam rekaman khusus yang berkemampuan memproduksi ribuan emosi serta pikiran yang akan merangsang perkembangan kecerdasan.pendidik sering kali perlu untuk mendapatkan sedikit perhatian.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;Akibat terbesar dari rangsangan berlebihan dari TV adalam menimbulkan penyakit ATS (&lt;i style=""&gt;Accelerated Thought Syndrome&lt;/i&gt;-gejala pikiran yang terlalu cepat) pada generasi ini. Kita seharusnya tidak membuka kotak hitam kecerdasan yang membentuk pikiran, sayangnya kita telah melakukannya. Kecepatan berfikir tidak boleh meningkat secara kronis. Jika tidak, konsentrasi akan semakin menurun dan akan terjadi peningkatan kecemasan. Itulah tepatnya yang terjadi pada anak muda.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;Kecemasan ATS menyebabkan dorongan untuk mencari rangsangan baru guna meredakan penyakit itu.walaupun intensitasnya tidak begitu besar, hal sama secara kejiwaan terjadi pada pecandu obat terlarang. Pecandu selalu menggunakna jenis obat baru untuk mencoba meredakan kecemasan yang terjadi akibat kecanduannya. Semakin mereka menggunakan obat, semakin tergantung mereka pada obat itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;Penderita ATS juga memerlukan candu lewat rabgsangan baru. Mereka tidak bisa duduk dengan tenang di bangku; mereka berbicara sendiri; tidak bisa memusatkan perhatian; dan mengganggu teman sekelas. Perilaku-perilaku ini adalah cara untuk mengatasi kegelisahan yang diakibatkan oleh ATS.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;Pendidikna telah gagal; kekerasan dan pengasingan sosial telah meningkatdan semua itu karena (secara tidak sadar) kita telah melakukan kejahatan terhadap otak anak dan remaja. Secara ilmiah, saya yakin kecepatan pikiran anak muda seabad yang lalu jauh lebih lambat dibandingkan anak muda saat ini.oleh karenanya, model pendidikna masa lalu (walaupun tidak ideal) berhasil baik. Kita perlu model pendidikan baru. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;Di kelas,peneliti sering menanyakan kepada guru yang telah mempunyai pengalaman mengajar selama lebih dari sepuluh tahun mengenai apakah mereka mengamati bahwa murid zaman sekarang lebih tidak bisa diam dibandingkan zaman dulu. Jawaban yang didapatkan mengatakan persetujuan. Kita memerlukan guru yang tidak biasa, yang memahami stadion otak manusia. Dunia ini penuh dengan guru yang biasa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;Berfikir itu bagus, berfikir terlalu banyak itu buruk.&lt;/b&gt; Mereka yang berfikir terlalu banyak mencuri energi penting dari sellaput otak dan merasakan kelelahan berlebihan, walaupun mereka tidak melakukan olahraga fisik. Ini adalah salah satu gejala ATS. Gejala lain yaitu : tidak cukup tidur, mudah marah, cemas akan hal-hal yang belum terjadi, pelupa, kurang konsentrasi, tidak menyukai rutinitas, dan kadang gejala psikosomatis seperti sakit kepala, nyeri otot, denyut jantung yang cepat(&lt;i style=""&gt;tachycardia&lt;/i&gt;) gan penyakit lambung. Mengapa pelupa merupakan salah satu gejalanya? Karena otak lebih bijaksana dibandingkan kita dengan cara memblokir memori sehingga kita berfikir lebih sedikit dan membuang lebih sedikit energi. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;Banyak ilmuwan tidak menyadari bahwa ATS adalah penyebab utama krisis pendidikan di dunia. Hal ini terjadi secara selektif, menyerang sebagian besar populasi orang dewasa dan orang muda. Orang dewasa yanh bertanggung jawab menunjukkan ATS yang lebih kuat dan karenanya,lebih stress. Mengapa? Karena mereka mempunyai pekerjaan intelektual yang lebih besar; mereka lebih sering berfikir dan lebih sering cemas.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;Penyakit ATS diderita murid hampir membuat teori pendidikan dan psikologi masa lalu tidak bisa bekerja dengan baik, karena saat guru berbicara, murid menjadi gelisah, tidak bisa tenang, tidak fokus, dan di atas semuanya, pikirannya kemana-mana. &lt;b style=""&gt;Guru berada dalam kelas, sedangkan murid berada di dunia lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2731949430923436853-8442969477651191442?l=welibanget.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://welibanget.blogspot.com/feeds/8442969477651191442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://welibanget.blogspot.com/2009/04/sindrom-ats.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2731949430923436853/posts/default/8442969477651191442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2731949430923436853/posts/default/8442969477651191442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://welibanget.blogspot.com/2009/04/sindrom-ats.html' title='SINDROM ATS'/><author><name>welibanget</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11148864151000890709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/__RACMcVwqI8/ScVr8fBHVwI/AAAAAAAAAAM/e29uuYkj5gs/S220/Koh+Abun.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2731949430923436853.post-4070358381284228754</id><published>2009-04-05T14:43:00.003+07:00</published><updated>2009-04-05T14:54:11.059+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>PEMILU 2009 : GOLPUT BERARTI MENYERAH</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Sejarah pasti terulang kembali. Sejarah bagaikan putaran roda yang sewaktu-waktu akan terulang kembali dengan objek fenomena yang berbeda. Saat ini di Indonesia sedang warna-warni kehidupannya. Ada yang sedang sibuk mencari pekerjaan, ada yang sedang bingung karena usahanya terkena imbas krisis global, ada yang sedang menyerukan penghijauan (Selamatkan Bumi) akibat global warming dan yang paling warna-warni karena akan diselenggarakan Pemilihan Umum (PEMILU) yang ke 10 pada tanggal 10 April 2009. PEMILU saat ini berbeda sekali dengan PEMILU masa Orde Baru. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;" &gt;Perbedaan PEMILU Orde Baru dan PEMILU Reformasi :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;" &gt;PEMILU Orde Baru :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Dilaksanakan hanya sekali untuk memilih partai, hanya ada 3 partai (PDI, Golkar dan PPP) dan pasti Golkar sebagai jawara PEMILU dengan mengusung presiden Soeharto pada SU MPR.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Tidak adanya pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota Legislatif secara langsung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Semboyan PEMILU yaitu LUBER (Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;" &gt;PEMILU Reformasi :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;     1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Dilaksanakan dengan 2 hingga 3 tahapan (1 tahapan untuk memilih partai/anggota legislatif dan 2 tahapan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden) dengan jumlah partai mencapai 24 Parpol (PEMILU 2004) dan 34 Parpol (PEMILU 2009)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota Legislatif secara langsung oleh rakyat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;      3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Semboyan PEMILU yaitu LUBER dan JURDIL (Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia serta Jujur dan Adil)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Kembali ke Fenomena PEMILU 2004, Partai Politik yang ikut meramaikan PEMILU ada sekitar 24 Parpol. Beberapa Parpol besar yang menguasai beberapa propinsi diantaranya Partai Golkar, PDIP, PKB, PKS, PAN,PPP, Demokrat. Dari partai-partai besar tersebut setelah pemilihan legislatif beramai-ramai mencalonkan Presiden dan Wakil Presiden, diantaranya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;H. Wiranto, SH – Ir. H. Salahuddin Wahid&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Hj. Megawati Soekarnoputri – H. Hasyim Muzadi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Prof. DR. HM. Amien Rais – Dr. Ir. H. Siswono Yudo Husodo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;H. Susilo Bambang Yuhdoyono – Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Dr. H. Hamzah Haz – H. Agum Gumelar, M.Sc&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Pada putaran pertama pemilihan Presiden dan Wakil Presiden ada dua pasangan calon yang lolos diantaranya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Hj. Megawati Soekarnoputri – H. Hasyim Muzadi, dengan perolehan suara 26,61%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;H. Susilo Bambang Yudhoyono – Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, dengan perolehan suara 33,51%&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Akhirnya pada putaran kedua Presiden dan Wakil Presiden terpilih H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;– Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla (JK) dengan perolehan suara 60,62%.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Presiden dan Wakil Presiden terpilih akhirnya menjabat hingga akhir masa jabatan 2009 dengan hasil kinerja yang beragam dari penilaian banyak kalangan baik politisi, pengusaha maupun rakyat, bahkan isu terakhir menjelang PEMILU 2009 Presiden SBY dan Wakil Presiden JK sedang tidak singkron dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab negara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;PEMILU tahun 2009 mengalami banyak perubahan seperti tata cara men-CONTRENG (bukan coblos), Nama-nama calon Legislatif sesuai daerah pilihan (DAPIL), serta peraturan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden baik dari kalangan Parpol maupun calon independen. Dengan adanya perubahan-perubahan tersebut, masyarakat luas (terutama masyarakat awam) menganggap PEMILU hanya akan membuat banyak uang negara dan sebaiknya untuk membantu rakyat miskin (mengurangi jumlah rakyat miskin dan jumlah pengangguran). Bahkan saya sempat mendengar dari beberapa tetangga bahwa “ngapain repot-repot mikirin PEMILU toh nantinya pemerintahnya sama saja dengan yang sebelumnya alias tidak peduli dengan rakyat kecil, jadi lebih baik GOLPUT”. Apakah GOLPUT pilihan paling tepat saat ini??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Komisi pemilihan Umum (KPU) Pusat sejak awal merumuskan draft-draft PEMILU dimana semboyan LUBER dan JURDIL benar-benar terlaksana, salah satunya dengan memilih calon wakil rakyat (Anggota Legislatif) secara langsung bukan terserah partai dengan menggunakan sistem No. Urut. Pada dasarnya CALEG yang memiliki NO. Urut paling atas yaitu CALEG yang memiliki uang paling besar dan kekuasaan pada PARPOL tersebut yang paling tinggi. Saat ini kita dapat memilih CALEG sendiri walau berada pada No. Urut paling bawah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Saran saya sebelum masyarakat memilih calon Wakil Rakyat (CALEG) sebaiknya pertimbangkan hal-hal di bawah ini :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Pilih CALEG yang tidak banyak janji yang terlalu berlebihan (hanya omong kosong)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Jangan Pilih CALEG yang baru kita kenal (Politisi karbitan), contohnya artis dan pegusaha maupun praktisi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Jangan pilih CALEG yang sudah melakukan kesalahan pada masa sebelumnya (Wakil Rakyat yang ikut CALEG lagi) atau yang sedang terkena kasus hukum, misalnya korupsi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Pilih CALEG yang kita kenal dan kita paham akan kinerja mereka terutama di daerah kita tinggal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Pilih CALEG yang memiliki hati Nurani tinggi, apalagi dari kalangan orang-orang yang mengerti ajaran agama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;So silahkan sekarang anda pikirkan lebih baik GOLPUT atau pilih CALEG yang benar-benar berkompeten memperjuangkan nasib rakyat dan negara??Saya yakin dari sekian banyak CALEG masih banyak CALEG yang memiliki kriteria diatas. Pilih CALEG saja nasib rakyat dan negara belum jelas apalagi GOLPUT, so lebih baik Ikhtiar (berusaha) daripada Cuma Tawwakal (menyerahkan semua pada Yang Maha Kuasa). Mari kita rame-rame kibarkan bendera dan yel-yel anti GOLPUT. Mari kita sukseskan PEMILU 2009 dengan memilih Wakil Rakyat yang terbaik bagi Bangsa dan Negara. &lt;b style=""&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;GOLPUT = MENYERAH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2731949430923436853-4070358381284228754?l=welibanget.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://welibanget.blogspot.com/feeds/4070358381284228754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://welibanget.blogspot.com/2009/04/pemilu-2009-golput-berarti-menyerah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2731949430923436853/posts/default/4070358381284228754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2731949430923436853/posts/default/4070358381284228754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://welibanget.blogspot.com/2009/04/pemilu-2009-golput-berarti-menyerah.html' title='PEMILU 2009 : GOLPUT BERARTI MENYERAH'/><author><name>welibanget</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11148864151000890709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/__RACMcVwqI8/ScVr8fBHVwI/AAAAAAAAAAM/e29uuYkj5gs/S220/Koh+Abun.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2731949430923436853.post-4443299393242866573</id><published>2009-04-05T14:39:00.000+07:00</published><updated>2009-04-05T14:45:42.263+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>TEMPAT PALING DAMAI DI BUMI</title><content type='html'>  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Seorang anak muda dengan raut muka suram mendatangi Dr. Norman Vincent Peale, penulis Best Seller “ &lt;i style=""&gt;The Power of Positive Thinking”. &lt;/i&gt;Dengan putus asa dan bercampur marah dia menarik baju Dr. Peale. Mulailah dialog antara dia dan Dr. Peale &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Anak Muda&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Mr. Peale tolong Saya, Saya sedang menghadapi masalah besar dan ini terlalu besar bagi Saya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dr. Peale &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;: Saya tidak memiliki waktu banyak saat ini, tetapi Saya dapat menunjukkan kepada Anda tempat di mana banyak orang tidak memiliki masalah sedikit pun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dengan raut muka penuh semangat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Anak Muda&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: Apabila Anda dapat mengantarkan Saya ke tempat tersebut maka Saya akan memberikan segala sesuatu yang Anda inginkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dr. Peale&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;: Mungkin Anda tidak tertarik untuk pergi ke &lt;st1:City w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;, jaraknya hanya sekitar 2 blok dari sini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sambil mengantar anak muda ke tempat yang di tuju, mereka berhenti di depan sebuah kuburan umum di &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:City w:st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; &lt;st1:State w:st="on"&gt;New York&lt;/st1:State&gt;&lt;/st1:place&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dr. Peale&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;: Di &lt;st1:City w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; terbaring lebih dari 150.000 orang yang sudah tidak memiliki masalah lagi dalam hidup ini &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 81pt; text-align: justify; text-indent: -81pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Ajaran sederhana Dr. Peale sungguh mengena, selama kita masih hidup di dunia ini, kita akan di bombardir oleh masalah-masalah yang kompleks. Bersyukurlah, hal ini menandakan bahwa anda masih hidup. Satu-satunya tempat dimana kita sudah tidak memiliki masalah adalah KUBURAN. Ingatlah, masalah yang anda hadapi dan semua orang hadapi di dunia ini diperuntukkan untuk mengubah mereka yang biasa-biasa menjadi luar biasa, namun sekali lagi semua itu sekali lagi tergandung pada cara pandang anda terhadap masalah anda. Mari kita mengingat kembali perjuangan sang kupu-kupu pada saat masih menjadi kepompong. Butuh berhari-hari untuk membuka sarang kepompong dan pada akhirnya menjadi kupu-kupu yang sangat indah sekali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;ALLAH MEMBERIKAN MASALAH KITA SESUAI DENGAN KEMAMPUAN KITA UNTUK MENGHADAPI MASALAH TERSEBUT. SELALU MENGINGAT ALLAH AKAN LEBIH BAIK. AMIEN………………..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2731949430923436853-4443299393242866573?l=welibanget.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://welibanget.blogspot.com/feeds/4443299393242866573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://welibanget.blogspot.com/2009/04/tempat-paling-damai-di-bumi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2731949430923436853/posts/default/4443299393242866573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2731949430923436853/posts/default/4443299393242866573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://welibanget.blogspot.com/2009/04/tempat-paling-damai-di-bumi.html' title='TEMPAT PALING DAMAI DI BUMI'/><author><name>welibanget</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11148864151000890709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/__RACMcVwqI8/ScVr8fBHVwI/AAAAAAAAAAM/e29uuYkj5gs/S220/Koh+Abun.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2731949430923436853.post-8994995143592926407</id><published>2009-03-22T06:39:00.003+07:00</published><updated>2009-03-22T06:43:14.199+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Essential Oil Booming neh…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/__RACMcVwqI8/ScV6yVKL6kI/AAAAAAAAABA/QYFfyEoYhlo/s1600-h/Jemur+Pala_2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__RACMcVwqI8/ScV6yVKL6kI/AAAAAAAAABA/QYFfyEoYhlo/s320/Jemur+Pala_2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315789940272654914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;Saat ini banyak sekali orang yang sedang menjalankan bisnis minyak atsiri seperti minyak nilam (Pogostemon oil), Minyak pala (Nutmeg oil), minyak mawar (Rose oil), Minyak Melati (Jasmine oil), Minyak Jahe (Ginger oil), Minyak kemukus (cobeba oil), minyak ketumbar (Coriander oil), minyak jeruk purut (Kafir Lime oil), dll. Bisnis minyak atsiri ini tidak hanya untuk pasar lokal tetapi sudah mencapai pasar Internasional. &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt; sangat prospek sekali untuk mengembangkan minyak atsiri ini dikarenakan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; merupakan satu-satunya negara yang memiliki keaneragaman hayati terbanyak hanya saja belum dapat di pergunakan secara optimal. Indonesia yang memiliki bahan baku yang sangat banyak dan beragam perkembangan bisnis ini sudah tertingggal jauh oleh negara lain seperti India, China, negara-negara Eropa serta Amerika padahal di negara tersebut bahan baku sangat sulit sekali. Bagi para bisnisman baru yang berminat di bidang ini jangan bingung untuk melangkah. Di sini terdapat BALITTRO (Badan Penelitian Tanaman aromatik dan Bbat-obatan) yang melakukan penelitian-penelitian mengenai minyak atsiri serta mengembangan bibit tanaman agar menghasilkan rendemen minyak yang banyak seperti nilam, jahe, dll, serta ada DAI (Dewan Atsiri &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;) yang memberikan analisa pasar perdagangan baik lokal maupun Internasional dengan harga penjualan minyak atsiri yang selalu up to date.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;Minyak atsiri tersebut memiliki kegunaan yang beraneka ragam seperti sebagai fragran (minyak nilam dan pala), parfum atau pengharum (minyak mawar dan melati), kesehatan (minyak jahe dan Ketumbar) dan masih banyak lagi kegunaannya. Cara produksi minyak atsiri ada 5 metode diantaranya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;Destilasi Air (Water destilation)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;Destilasi Air-Uap/kukus (Water-Steam destilation)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;Destilasi Uap (Steam destilation)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;Enfluorasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;Ekstraksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;Bahan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang satu dengan yang lain menggunakan metode yang berbeda-beda misalnya untuk minyak Nilam menggunakan Destilasi Uap sedangkan minyak Mawar dan Melati cenderung menggunakan metode Enfluorasi dan Ekstraksi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;Untuk pasar minyak atsiri, saat ini sudah banyak eksportir yang mau membeli produk minyak dengan kondisi apapun asalkan tidak terlalu jauh sifat fisikokimianya dengan standar yang ada dengan harga yang cukup bervariasi. Semakin bagus karakteristik minyak yang kita produksi maka harganya akan lebih tinggi dari harga pasar apalagi memiliki standar internasional. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; satu fenomena bisnis yang perlu kita pelajari. Bulan Januari yang lalau saya bertemu dengan seseorang yang memproduksi minyak mawar dan melati yang sudah eksis kurang lebih 8 tahun. Minyak yang diproduksi oleh mereka sudah dapat tembus ke pasar internasional seperti Amerika, Italia, Perancis dan Inggris dengan harga 3 kali lipat harga lokal. Pada saat saya memasarkan produk tersebut ke perusahaan-perusahan kosmetik besar di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; seperti Martha Tilaar, anda tahu apa jawaban mereka? Ya betul mereka tidak membeli dari &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; tetapi Import langsung dan mereka menganggap produk kita merupakan produk sintesis (buatan menggunakan bahan kimia bukan bahan alam/bunga asli), so mereka tidak percaya produk dalam negeri. Pasti anda memikirkan hal yang aneh “koq bisa ya, padahal minyaknya sudah tembus pasar internasional??”. Setelah saya tanyakan kembali ke produsen minyak, dia menajawab dengan enteng “Anda tahu kalau Tasbih yang terbuat dari jelintri&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang di jual di pasar-pasar Mekkah dan Madinah laku keras pada musim haji? Itu tasbih berasal dari kebumen dan hanya ganti label menjadi made in Mekkah bukan Kebumen lagi. Itu tidak berbeda dengan minyak kita. Kita jual ke Perancis, dari Perancis kembali lagi ke &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;.” Untuk itu ayo kita galakkan “GUNAKAN PRODUK DALAM NEGERI”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;Info lebih lanjut silahkan hubungi email &lt;a href="mailto:w3lly_kim@yahoo.com"&gt;w3lly_kim@yahoo.com&lt;/a&gt; atau &lt;a href="mailto:aromakimia@gmail.com"&gt;aromakimia@gmail.com&lt;/a&gt; atau kontak ke no HP 085228986725 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2731949430923436853-8994995143592926407?l=welibanget.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://welibanget.blogspot.com/feeds/8994995143592926407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://welibanget.blogspot.com/2009/03/essential-oil-booming-neh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2731949430923436853/posts/default/8994995143592926407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2731949430923436853/posts/default/8994995143592926407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://welibanget.blogspot.com/2009/03/essential-oil-booming-neh.html' title='Essential Oil Booming neh…'/><author><name>welibanget</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11148864151000890709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/__RACMcVwqI8/ScVr8fBHVwI/AAAAAAAAAAM/e29uuYkj5gs/S220/Koh+Abun.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__RACMcVwqI8/ScV6yVKL6kI/AAAAAAAAABA/QYFfyEoYhlo/s72-c/Jemur+Pala_2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2731949430923436853.post-1083748074886055704</id><published>2009-03-22T06:33:00.005+07:00</published><updated>2009-04-05T14:45:34.167+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>8 kekuatan meraih sukses sejati (part 1)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__RACMcVwqI8/ScV6LkfXV9I/AAAAAAAAAA4/xfW4SPmymGo/s1600-h/usaha.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 256px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/__RACMcVwqI8/ScV6LkfXV9I/AAAAAAAAAA4/xfW4SPmymGo/s320/usaha.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315789274373117906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Semakin tua umur dunia ini semakin pelik permasalahan yang timbul di dunia. Akibat permasalahan-permasalahan tersebut banyak sekali penduduk bumi yang tidak kuat untuk meneruskan kehidupan ini salah satunya menderita penyakit kejiwaan (stres) bahkan sampai ada yang mengakhiri hidupnya Naudzibilah….di saat krisis moneter terjadi di negara &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; para rakyat menuntut adanya reformasi negara terutama kalangan intelektual muda seperti mahasiswa dan politisi muda. Tahun 1997 merupakan salah satu sejarah buruk yang terjadi di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Saat itu stabilitas bangsa sangat tidak stabil terutama perekonomian negara. Banyak sekali terjadi kerusuhan di Ibukota &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, penjarahan terhadap pusat-pusat perbelanjaan yang mengakibatkan perekonomian kacau balau. Saat itu nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika menunjukkan pelemahan yang terburuk sepanjang sejarah hingga mencapai 20.000/$ &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;USA&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Akhirnya pada tahun 1998 Pesta Demokrasi terbesar (PEMILU) diselenggarakan untuk membentuk Lembaga Eksekutif, Legislatif serta Yudikatif yang baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Baru genap 10 tahun demokrasi ini berjalan untuk memperbaiki nasib bangsa, perekonomian &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; mulai fluktuatif kembali akibat adanya krisis global. Banyak perusahaan di negara-negara maju seperti Amerika, Inggris, Italia, Jerman, dll melakukan PHK terhadap karyawannya untuk mengurangi biaya operasiolan perusahaan. Untuk perusahaan di negara-negara berkembang lebih parah kondisinya. Antara rentang tahun 1997-2009 daya beli masyarakat &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; masih terbilang rendah serta jumlah pengangguran semakin bertambah baik pengangguran terpelajar maupun tidak terpelajar. Akan kemana hidup kita dibawa? Bagi para pencari kerja akankah tetap mencari pekerjaan atau membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain? Saat ini mulai “menjamur” bisnis kecil-kecilan seperti bisnis minyak atsiri, jamur kuping maupun tiram, ikan hias, binatang hias (kelinci, hamster,dll).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Semua hal tersebut terpikirkan untuk menjadi orang sukses. Sebelumnya coba anda definisikan tentang SUKSES?? Kaya berarti sukses atau bahagia berarti sukses? Setiap orang memiliki definisi sendiri-sendiri tergantung oleh tujuan hidupnya. DR. Seligman memiliki pertanyaan yang cukup menakjubkan. “KeSUKSESan merupakan Kunci keBAHAGIAan atau keBAHAGIAan merupakan Kunci keSUKSESan? (jawaban&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini akan kita bahas pada artikel “8 kekuatan meraih sukses sejati (part 2)”. Awalnya saya akan menjabarkan 8 kekuatan meraih sukses sejati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;8 KEKUATAN MERAIH SUKSES SEJATI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;       1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;The Power of Positive Attitude&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      2 .&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;The Power of Belief&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;The Power of Goals&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;The Power of Failure&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      5.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;The Power of Motivation&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      6.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;The Power of Awareness&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      7.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;The Power of Integrity&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      8.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;The Power of Consistent &amp;amp; Persistent Action&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2731949430923436853-1083748074886055704?l=welibanget.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://welibanget.blogspot.com/feeds/1083748074886055704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://welibanget.blogspot.com/2009/03/8-kekuatan-meraih-sukses-sejati-part-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2731949430923436853/posts/default/1083748074886055704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2731949430923436853/posts/default/1083748074886055704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://welibanget.blogspot.com/2009/03/8-kekuatan-meraih-sukses-sejati-part-1.html' title='8 kekuatan meraih sukses sejati (part 1)'/><author><name>welibanget</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11148864151000890709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/__RACMcVwqI8/ScVr8fBHVwI/AAAAAAAAAAM/e29uuYkj5gs/S220/Koh+Abun.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__RACMcVwqI8/ScV6LkfXV9I/AAAAAAAAAA4/xfW4SPmymGo/s72-c/usaha.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2731949430923436853.post-8715701624182139703</id><published>2009-03-22T06:15:00.002+07:00</published><updated>2009-03-22T06:45:40.755+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu pengetahuan'/><title type='text'>EKOSEMEN : Produksi Semen dari Limbah</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Jepang, sebuah negeri penuh inovasi.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; Mungkin sebutan itu sangat sesuai sebagaimana Jepang menangani masalah sampah di negaranya. Setelah berhasil membuat sebuah &lt;i&gt;airport &lt;/i&gt;berkelas internasional di Kobe yang dibangun di atas lapisan sampah dan menerapkan pembuatan pupuk dari sampah di berbagai hotel di Jepang, kini Jepang telah berhasil mengubah sampah menjadi produk semen yang kemudian dinamakan dengan ekosemen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Ekosemen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Terminologi ekosemen dibentuk dari kata “ekologi” dan “semen”. Diawali penelitian di tahun 1992, para peneliti Jepang telah mempelajari kemungkinan memprosesan abu hasil pembakaran sampah dan endapan air kotor untuk dijadikan bahan pembuat semen. Dari hasil penelitian tersebut diketahui bahwa abu hasil pembakaran sampah mengandung unsur yg sama dengan bahan dasar semen pada umumnya. Pada tahun 1993, proyek itu dibiayai oleh Kementrian Perdangan Internasional dan Industri Jepang. Tahun 2001, pabrik pertama di dunia yang mengubah sampah menjadi semen resmi beroperasi di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Chiba&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;. Pabrik tersebut mampu memproduksi ekosemen sebanyak 110,000 ton/tahunnya. Sampah yang diubah menjadi abu yang kemudian diolah menjadi semen mencapai 62,000 ton/tahun sedangkan endapan air kotor dan residu abu industri yang diolah mencapai 28,000 ton/tahun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Penggunaan Abu Insinerasi untuk semen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Penduduk Jepang membuang sampah, baik organik maupun anorganik, dengan jumlah sekitar 50 juta ton/tahun. Dari 50 ton/tahun tersebut, sampah yang dibakar (proses &lt;i&gt;incineration&lt;/i&gt;) menjadi abu (&lt;i&gt;incineration ash&lt;/i&gt;) ialah sekitar 37 ton/tahun. Sedangkan abu yang dihasilkan mencapai 6 ton per tahunnya. Abu inilah yang kemudian dijadikan sebagai bahan pembuat ekosemen. Abu dan endapan air kotor mengandung senyawa-senyawa yang diperlukan dalam pembentukan semen konvensional, yaitu senyawa-senyawa oksida seperti CaO, SiO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;, Al&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;O&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;, dan Fe&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;O&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;. Karena itu, abu insinerasi dapat difungsikan sebagai pengganti tanah liat yang digunakan pada pembuatan semen konvensional&lt;sup&gt; [1]&lt;/sup&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tabel 1. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Komposisi senyawa pada abu insinerasi dan semen konvensional (ppm) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div align="center"&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 1.5pt; background: rgb(0, 51, 102) none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 1.5pt; background: rgb(0, 51, 102) none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;CaO&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 1.5pt; background: rgb(0, 51, 102) none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;SiO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 1.5pt; background: rgb(0, 51, 102) none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Al&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;O&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 1.5pt; background: rgb(0, 51, 102) none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Fe&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;O&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 1.5pt; background: rgb(0, 51, 102) none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;SO&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 1.5pt; background: rgb(0, 51, 102) none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Cl&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color black; border-width: medium medium 1pt; padding: 1.5pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; width: 75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="100"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Semen   konvensional&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color black; border-width: medium medium 1pt; padding: 1.5pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;62-65&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color black; border-width: medium medium 1pt; padding: 1.5pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;20-25&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color black; border-width: medium medium 1pt; padding: 1.5pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;3-5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color black; border-width: medium medium 1pt; padding: 1.5pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;3-4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color black; border-width: medium medium 1pt; padding: 1.5pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;2-3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color black; border-width: medium medium 1pt; padding: 1.5pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;50-100&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color black; border-width: medium medium 1pt; padding: 1.5pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; width: 75pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="100"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Abu   insenerasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color black; border-width: medium medium 1pt; padding: 1.5pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;12-31&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color black; border-width: medium medium 1pt; padding: 1.5pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;23-46&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color black; border-width: medium medium 1pt; padding: 1.5pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;13-29&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color black; border-width: medium medium 1pt; padding: 1.5pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;4-7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color black; border-width: medium medium 1pt; padding: 1.5pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;1-4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color black; border-width: medium medium 1pt; padding: 1.5pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; width: 37.5pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="50"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;150000&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kebutuhan kandungan CaO yang masih belum terpenuhi pada abu insinerasi dapat dicukupi dengan penambahan batu kapur. Dalam pembuatan ekosemen, klorin dan logam berat yang terkandung pada abu insinerasi diekstrak menjadi &lt;i&gt;artificial ore&lt;/i&gt; (Cu, Pb, dan lainnya) yang kemudian di-&lt;i&gt;recyle&lt;/i&gt; untuk digunakan kembali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Proses Pembuatan Ekosemen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Secara umum, produksi semen konvensional (&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;i&gt;Portland&lt;/i&gt;&lt;/st1:City&gt;) meliputi pengeringan, penghancuran, dan pencampuran batu kapur, tanah liat, &lt;i&gt;quartzite&lt;/i&gt;, serta bahan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; lainnya dan kemudian dibakar pada rotary klin. Prinsip produksi ekosemen pada dasarnya sama dengan prinsip pembuatan semen konvensional. Adapun perbedaannya terletak pada proses pembakaran dan pengolahan limbah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Persiapan&lt;br /&gt;     Bahan &lt;st1:city st="on"&gt;baku&lt;/st1:City&gt; (abu insenerasi, endapan air      kotor rumah tangga, dan residu abu industri) diproses terlebih dahulu      melalui pengeringan, penghancuran, dan pemisahan logam yang masih      terkandung pada bahan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;.      &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Penghancuran&lt;br /&gt;     Setelah dikeringkan, bahan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;      tersebut kemudian dihancurkan pada &lt;i&gt;raw grinder&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;drying mill&lt;/i&gt;      bersamaan dengan batu kapur. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Pencampuran&lt;br /&gt;     Setelah dikeringkan dan dihancurkan, umpan dimasukkan ke dalam &lt;i&gt;homogenizing      tank&lt;/i&gt; bersamaan dengan &lt;i&gt;fly ash&lt;/i&gt; (abu yang dihasilkan oleh      pembangkit listrik tenaga batu bara) dan &lt;i&gt;blast furnace slag&lt;/i&gt; (limbah      yang dihasilkan industri besi). Penempatan dua &lt;i&gt;homoginezing tank&lt;/i&gt;      yang diilustrasikan dalam diagram dimaksudkan untuk mencampuran semua      secara merata sehingga dapat menghasilkan komposisi yang diinginkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Pembakaran&lt;br /&gt;     Berbeda dengan produksi semen konvensional dimana bahan &lt;st1:city st="on"&gt;baku&lt;/st1:City&gt;      dibakar pada suhu 900&lt;sup&gt;o&lt;/sup&gt;C, pada proses pembuatan ekosemen, bahan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; dimasukkan ke      dalam &lt;i&gt;rotary klin&lt;/i&gt; dan dibakar pada suhu diatas 1350&lt;sup&gt;o&lt;/sup&gt;C.      Dalam &lt;i&gt;rotary kiln&lt;/i&gt;, dioksin dan senyawa berbahaya lainnya yang      terkandung pada abu insenerasi akan terurai menjadi air dan gas klor      sehingga aman bagi lingkungan. Gas yang keluar dari &lt;i&gt;rotary klin&lt;/i&gt;      kemudian didinginkan secara cepat hingga suhu 200&lt;sup&gt;o&lt;/sup&gt;C untuk      mencegah kembali terbentuknya dioksin. Pada proses ini, logam berat yang      masih terkandung dipisahkan dan dikumpulkan ke dalam &lt;i&gt;bag filter&lt;/i&gt;      sebagai debu yang masih mengandung klor. Debu ini kemudian dialirkan ke &lt;i&gt;heavy      metal recovery process&lt;/i&gt;. Klor yang masih tersisa akan dihilangkan dan      menghasilkan sebuah &lt;i&gt;articial ore&lt;/i&gt; seperti tembaga dan timbal yang      kemurniannya mencapai 35% atau lebih. Proses pembakaran akan menghasilkan &lt;i&gt;clinker&lt;/i&gt;      (&lt;i&gt;intermediate stage&lt;/i&gt; pada industri semen) yang kemudian dikirim ke &lt;i&gt;clinker      tank&lt;/i&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Penghancuran      Produk&lt;br /&gt;     Campuran &lt;i&gt;gypsum&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;clinker&lt;/i&gt; dihancurkan dalam &lt;i&gt;finish mill&lt;/i&gt;      dan kemudian akan dihasilkan ekosemen. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kendala&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Salah satu kendala utama pengembangan ekosemen adalah proses produksinya yang relatif mahal apabila dibandingkan dengan produksi semen konvensional. Hal ini disebabkan oleh proses pemisahan klor pada produksi ekosemen yang memakan banyak biaya. Keberadaan klor sendiri diakibatkan karena adanya plastik vinil yang ikut tercampur pada sampah organik. Pada pembuatan abu insenarasi, plastik vinil akan ikut terurai menjadi klor. Klor akan menurunkan kekuatan konkrit ekosemen apabila tidak dipisahkan. Hal tersebut membuat pemisahan plastik dari sampah organik secara seksama menjadi kunci utama pada produksi ekosemen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kualitas Ekosemen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Hingga saat ini, terdapat dua macam tipe ekosemen (berdasarkan penambahan alkali dan kandungan klor) yaitu tipe biasa dan tipe &lt;i&gt;rapid hardening&lt;/i&gt;. Ekosemen tipe biasa mempunyai kualitas sama baiknya dengan semen &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Portland&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; biasa. Tipe ekosemen ini digunakan sebagai &lt;i&gt;ready mixed concrete&lt;/i&gt; sedangkan ekosemen tipe &lt;i&gt;fast hardening&lt;/i&gt; memiliki kekuatan konkrit serta pengerasan yang lebih cepat dibanding semen &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Portland&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; tipe high-early strength (&lt;i&gt;lihat Fig 2&lt;/i&gt;). Ekosemen tipe &lt;i&gt;fast hardening&lt;/i&gt; digunakan pada blok arsitektur, bahan genteng, pemecah ombak, dan lain sebagainya. Ekosemen tipe &lt;i&gt;fast hardening&lt;/i&gt; telah melewati standardisasi JIS (Japanese Industrial Standard).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Manfaat Ekosemen &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Pengolahan sampah menjadi semen akan menambah metode alternatif pengolahan sampah yang lebih bernilai ekonomis dan biaya pengolahan sampah akan menjadi lebih murah. Sebagai contohnya, di Jepang, biaya pengolahan sampah konvensional sebelum keberadaan teknologi ekosemen ialah sebesar 40,000 yen/ton dan sekarang turun menjadi 39,000 yen/ton.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Selain itu, teknologi ekosemen sangat ramah lingkungan. Pada proses produksi ekosemen, sebagian CaO yang dibutuhkan dapat diperoleh dari abu insenerasi sehingga mengurangi penggunaan batu kapur (CaCO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;) yang selama ini merupakan sumber emisi gas CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; pada industri semen. Atas keberhasilan dalam mengurangi emisi CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ini, teknologi ekosemen mendapat penghargaan dari menteri lingkungan Jepang atas peranannya dalam mencegah pemanasan global. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Peluang di Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; merupakan sebuah negara yang belum bisa lepas dari masalah sampah. Mulai dari penolakan warga masyarakat sekitar TPA akibat kepulan asap dan bau yang ditimbulkan oleh pengolahan sampah dengan PLTSa hingga kejadian yang tidak pernah dilupakan Tragedi Leuwigajah yang merenggut 24 nyawa tak bersalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sudah banyak upaya yang dilakukan untuk mencari solusi penyelesaian masalah sampah &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; termasuk dengan cara mengubah sampah tersebut menjadi sumber energi (&lt;i&gt;methane&lt;/i&gt;). Namun, akibat kurangnya prospek dari segi ekonomi, perkembangan proses konversi tersebut dapat dikatakan masih jalan di tempat. Dengan berhasilnya Jepang dalam mengolah sampah menjadi semen, muncul peluang yang besar untuk melakukan hal yang sama di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Untuk masalah bahan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;, di Jakarta, sampah domestik yang dihasilkan mencapai lebih dari 6000 ton/hari. Dari segi proses, dapat dikatakan bahwa prinsip pembuatan ekosemen hampir sama dengan pembuatan semen biasa. Apabila Pemerintah dan pihak industri dapat bekerja sama dengan baik, masalah sampah akan teratasi dan pihak industri meningkatkan keuntungan dengan adanya pengurangan penggunaan &lt;i&gt;limestone&lt;/i&gt; sebesar 26%.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Satu faktor utama yang menentukan keberhasilan proses pengolahan sampah ialah regulasi pemerintah, khususnya pemerintah kota/daerah, dalam mengelola sampah dengan baik. Salah satu cara yang dapat ditempuh ialah melalui penggalakkan kampanye pemisahan sampah antara sampah organik, sampah anorganik, sampah botol, dan sampah kaleng serta kemudian menjadikannya sebagai kebiasaan warga &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; secara luas. Dimulai dari hal sederhana tersebut, peluang pemanfaatan sampah menjadi semen atau produk yang lain dapat dilakukan pihak industri dengan lebih ekonomis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Referensi:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;sup&gt;[1]&lt;/sup&gt; T. Shimoda, S. Yokoyama, &lt;b&gt;Ecocement—a new Portland cement to solve municipal and industrial waste problems&lt;/b&gt;, Proc. of International Congress on Creating with Concrete, Dundee, 1999, pp. 17– 30&lt;br /&gt;Diambil dari Artikel “ EKOSEMEN : PRODUKSI SEMEN DARI LIMBAH”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Oleh : Dedy Eka Priyanto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2731949430923436853-8715701624182139703?l=welibanget.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://welibanget.blogspot.com/feeds/8715701624182139703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://welibanget.blogspot.com/2009/03/ekosemen-produksi-semen-dari-limbah_22.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2731949430923436853/posts/default/8715701624182139703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2731949430923436853/posts/default/8715701624182139703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://welibanget.blogspot.com/2009/03/ekosemen-produksi-semen-dari-limbah_22.html' title='EKOSEMEN : Produksi Semen dari Limbah'/><author><name>welibanget</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11148864151000890709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/__RACMcVwqI8/ScVr8fBHVwI/AAAAAAAAAAM/e29uuYkj5gs/S220/Koh+Abun.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
